toko herbal

Cara Menggunakan Multimeter

Minggu, 04 Mei 2014

 

Multimeter


Merupakan salah satu kemampuan dasar yang harus dikuasai jika Anda ingin belajar elektronika.Sebelumnya saya sudah berbagi informasi tentang Peralatan kerja Elektronikasalah satunya Multimeter.Jika dibandingkan dengan peralatan lainnya multimeter merupakan peralatan yang paling penting dengan kata lain Multimeter itu tangan kanan bagi seorang teknisi elektronika.Bagaimana tidak dengan sebuah alat bisa membantu banyak pekerjaan dari menguji komponen yang akan dirakit,Mengukur Hambatan,Mengukur tegangan sampai mengukur Arus listrik.
Perlu Anda ketahui pada prinsipnya pada prinsipnya sebuah multimeter memiliki 3 fungsi pokok yaitu: Ohmmeter untuk mengukur besaran hambatan listrik,Voltmeter untuk mengukur besaran tegangan listrik dan Amperemeter untuk mengukur arus listrik.
Mengingat begitu pentingnya kegunaan multimeter kali ini saya akan berbagi informasi tentang Cara Menggunakan Multimeter namun untuk mempersempit pembahasan saya hanya membahas Multimeter Jenis Analog.Berikut ini tutorial selengkapnya:

Cara menggunakan Ohmmeter


Ohmmeter dapat dipergunakan untuk:
1.  Mengukur besarnya nilai hambatan Resistor,caranya sebagai berikut:
a. Putar sakelar pemilih pada posisi yang dikehendaki (Rx1/ Rx10/ Rx1k/ Rx10k)
b. Colokkan kabel merah ke lubang positif dan kabel hitam kelubang negatif multimeter.
c. Hubungkan colok kabel merah dan colok kabel hitam jarum akan bergerak kekanan
d. Aturlah hingga jarum menunnjuk tepat angka nol dengan memutar pengatur nol yang berada disebelah kanan.
e. Lepaskan kembali colok kabel merah dan hitam jarum akan kembali keposisi semula.
f. Tempelkan colok merah di kaki resistor dan colok hitam dikaki lainnya bisa dengan tanpa sentuhan tangan atau bisa juga dengan dipegang dengan tangan dengan catatan hanya satu tangan jangan kedua tangan memegang resistor.
g.  Jarum akan menunjuk angka teretentu

HP=PJxBU
HP=Hasil Pengukuran
PJ=Penunjukkan Jarum
BU=Batas Ukur
2. Menguji Putus atau tidaknya sebuah penghantar.
Untuk menguji  putus atau tidaknya sebuah penghantar Misalnya Anda ingin menguji sebuah gulungan kawat, kabel atau jalur PCB yang tipis caranya sebagai berikut:
a. Gunakan saklar pada posisi Rx1k
b. Tempelkan colok kabel merah pada salah satu ujung dan colok hitam pada ujung lainnya.
c. Bila jarum bergerak kekanan berarti kawat tidak putus sebaliknya jika jarum tidak bergerak berarti kawat putus.Jika multimeter tersebut memiliki fitur Buzz  anda bisa menggunakan saklar pada posisi Buzz jika kedua colok ditempelkan keujung kabel maka jika kawatnya tidak putus maka multimeter akan berbunyi.
3. Menguji Kondensator,Dioda ,Transistor dan Transformator.Silahkan lihat Menguji Komponen.
Cara menggunakan Voltmeter DC.
Cara menggunakan Voltmeter DC silahkan lihat Mengukur tegangan DC
Cara menggunakan Voltmeter AC.
Menurut saya pada prakteknya sebenarnya jarang sekali menggunakan Voltmeter AC  karena kebanyakan rangkaian elektronika menggunakan tegangan DC.Meskipun demikian Voltmeter  AC tetap dibutuhkan terutama untuk para Teknisi Televisi  misalnya untuk mengukur tegangan powersuplynya.Voltmeter AC juga bisa digunakan untuk mengukur tegangan AC listrik PLN atau Generator.Jika Listrik dirumah anda stabil saya pikir tidak perlu diukur tegangannya.

Cara Menggunakan Amperemeter.

Sama seperti Voltmeter AC  Amperemeter juga jarang digunakan. Amperemeter digunakan untuk mengukur besarnya arus listrik DC yang mengalir pada rangkaian. Umumnya multimeter hanya bisa mengukur arus listrik DC sampai 500 mA saja.
Tutorial Cara menggunakan Multimeter diatas menurut saya tidak sulit untuk dikuasai asalkan langsung dipraktekkan Mudah-mudahan bermanfaat!

http://bisaelektronika.blogspot.com/2014/01/cara-menggunakan-multimeter.html

Mengenal Komponen Elektronika : Resistor(2)

Jumat, 02 Mei 2014
Menyambung artikel sebelumnya tentang Jenis Resistor kali ini agar penjelasan tentang komponen elektronika resistor lebih mendetail saya mencoba berbagi informasi tentang kegunaan resistor,Cara membaca kode warna resistor,Variable Resistor,Komponen Pengganti dan Satuan Resistor.Jika dibandingkan dengan komponen elektronika yang lain saya pikir Resistor yang paling mudah dipahami walaupun anda belajar secara otodidak namun jangan lupa tidak cukup hanya membaca teorinya saja alangkah baiknya langsung praktek dengan mengamati secara langsung.
 
Oke…langsung saja berikut ini informasi selengkapnya:

Komponen Elektronika
Simbol Resistor
Kegunaan Resistor
Resistor banyak digunakan dalam rangkaian elektronika untuk:
1.Membagi tegangan listrik
2.Pembagi arus pada rangkaian paralel
3.Menurunkan tegangan listrik
4.Pemikul beban (Load resistance)

Cara Membaca Kode Warna Resistor
Kebanyakan Resisitor yang akan sering anda jumpai ketika praktek adalah resistor yang menggunakan kode warna untuk menyatakan besarnya hambatan listrik  dan biasanya resistor jenis karbon dan Metal film.Anda bisa mengetahui besaranya hambatan listrik dengan membaca kode warna tersebut caranya sebagai berikut:
Urutan Kode warna :Hitam,Coklat,Merah,Oranye,Kuning,Hijau,Biru,Ungu,Abu-Abu,Putih Untuk lebih jelasnya silahkan lihat gambar dibawah ini:

Kode Warna Resistor
Untuk resistor yang memiliki 4 gelang warna(Resistor Karbon):
Gelang ke 1 Menyatakan =Angka ke 1
Gelang ke 2 Menyatakan =Angka ke 2
Gelang ke 3 Menyatakan  banyaknya /Faktor Perkalian(10⁰-10⁹)
Gelang ke 4 Menyatakan =Toleransi.Coklat 1% Merah 2% Hijau 0.5% Biru 0,25% Ungu 0,1% Abu-abu 0,05% Emas 5% Perak 10% Tak berwarna 20% Yang Umum digunakan Emas,Perak dan Coklat.
Contoh Sebuah Resistor memiliki warana Abu-abu merah oranye emas nilainya berarti:
Gelang ke 1 =Abu-abu=8(Angka ke 1)
Gelang ke 2=Merah=2(Angka ke 2)
Gelang ke 3=Oranye=10³=1000(Faktor Perkalian)
Gelang ke 4=Emas=5%(Toleransi)
Jadi nilai resistor tersebut=82x1000=82.000 Ohm
Anda tentu akan bertanya-tanya Angka ke 4/Toleransi Maksudnya apa?Jawaban ringkasnya nilai resistor yang masih bisa ditolerir jika ternyata nilai resistor tersebut ketika diukur dengan ohmmeter tidak sesuai dengan kode warnanya.Dari contoh diatas nilai resistor=82.000 Ohm toleransi 5%=5/100x82.000=4100 Ohm Jadi Nilai resistor Maksimum 82.000+4100=86100 Ohm sedangkan Nilai Minimum=82.000-4100=77900 Ohm Kesimpulannya jika sebuah resistor dengan kodewarna Abu-abu Merah Orange Emas nilainya antara 77900-86100 Ohm artinya resistor tersebut masih baik.Oleh karena itu cara mengetahui nilai resistor yang paling akurat yaitu menggunakan multimeter.
Untuk resistor yang memiliki 5 gelang warna (Resistor Metal Film)
Gelang ke-1 Menyatakan Angka ke 1
Gelang ke 2- Menyatakan Angka ke 2
Gelang Ke 3 Menyatakan =Angka ke 3
Gelang ke 4 Menyatakan jumlah Nol/Faktor Perkalian
Gelang Ke 5 Menyatakan =Toleransi
Contoh sebuah Resistor memiliki  warna : Merah, Coklat, Merah, Oranye dan Emas maka nilainya berarti=212x1000=212000 Ohm Toleransinya 5%

Variable Resistor.
Besarnya hambatan listrik sebuah resistor  bisa diketahui dengan melihat kode warna atau nilai yang tertera langsung di bodinya dan nilainya tidak akan berubah kecuali jika mengalami kerusakan  namun ada jenis resistor yang nilai hambatannya bisa berubah-ubah namanya variable resistor atau disingkat VR.Bahannya ada yang terbuat dari zat arang  adapula yang terbuat dari kawat nikelin.Contoh yang paling mudah terdapat pada pengatur volume/bass/treble speaker aktif,pengatur volume pada Compo dan lain-lain.Dilihat dari cara kerjanya VR dibedakan menjadi 2 yaitu Potensiometer  dan trimpot.Potensiometer cara merubah hambatannya biasanya dengan cara memutar As nya kekiri kekanan atau menggeser dari  atas kebawah sedangkan trimpot cara merubah hambatannya dengan cara mengetrim menggunakan obeng.

Komponen Pengganti.
Masalah yang terkadang muncul ketika merakit suatu rangkaian elektronika yaitu tidak tersedianya komponen yang sesuai dengan yang dibutuhkan.Cara mengatasinya anda bisa mempergunakan komponen pengganti yang nilainya sama.Untuk resistor komponen pengganti bisa anda dapatkan dengan menggabung 2 resistor atau lebih bisa dengan hubungan seri atau paralel namun yang paling mudah menggunakan hubungan seri karena anda tinggal menjumlahkan semua resistor contohnya jika anda ingin mengganti Resistor yang nilainya 100 Ohm dengan  anda tinggal menggunakan 2 resistor ukuran 50 Ohm.Sedangkan bila menggunakan hubungan paralel agak sedikit ribet karena perhitungannya menggunakan pembagian.

Satuan Resistor
1 Kilo ohm atau 1K Ohm = 1000 Ohm
1Mega ohm atau 1M = 1000 kilo ohm
1K2 Ohm= 1200 Ohm
1M9 Ohm=1900K Ohm
1R2 Ohm= 1,2 Ohm
 
Sampai disini dulu informasi tentang Mengenal Komponen Elektronika : Resistor(2) Semoga semakin menambah pengetahuan Anda khususnya komponen elektronika Terima Kasih Atas Kunjungannya.
 
sumber : http://bisaelektronika.blogspot.com/2014/04/mengenal-komponen-elektronika-resistor2.html

Mengenal Komponen Elektronika : Resistor(1)

   -Memahami Dasar-dasar elektronika termasuk Komponen Elektronika bagi Anda yang ingin mempelajari Elektronika adalah sangat vital Bagaimana tidak?
  Semua rangkaian elektronik terdiri dari komponen-komponen seperti Resisitor,Kondensator,Transisitor dan lain-lain yang kemudian dirangkai sedemikian rupa membentuk satu kesatuan menjadi piranti elektronik yang beraneka ragam.Oleh karena itu Anda harus memahami kegunaan,jenis,cara mengukur/Menguji,Cara pemasangan dan lain-lain setiap komponen elektronika.Dipostingan sebelumnya saya sudah menginformasikan tentang Komponen Elektronika namun hanya bersifat Global,
Nah…Kali ini saya mencoba berbagi informasi khusus tentang Komponen Elektronika Resistor namun supaya mudah dipahami saya mempersempit bahasannya hanya seputar Jenis-jenis resisitor untuk pembahasan hal-hal lainnya bisa saya informasikan dipostingan berikutnya.
Baiklah langsung saja berikut ini jenis-jenis resistor selengkapnya:

Komponen Elektronika

1.Carbon Resistor.Resisitor jenis ini biasanya memiliki toleransi 5% atau 10%,ada 3 buah garis warna dan warna keempat menunnjukkan nilai toleransi yang ditandai dengan warna emas dan perak.
2.Metal Film Resisitor.Resisitor jenis ini memiliki toleransi 1%,ada 4 garis warna dan warna kelima menunjukkan nilai toleransi atau berwarna coklat.Jika suatu saat anda ingin merakit rangkaian audio misalnya tone control agar performanya meningkat untuk jalur tertentu gunakan resisitor jenis metal film minimal pada jalur feed back serta jalur-jalur yang dilalui sinyal suara.Cara mencari jalur feedback yaitu cari resistor yang terhubung antara jalur speaker kebagian disekitar rangkaian input amplifier dan cari resistor yang terhubung ke ground melalui capasitor.
3.Resistor Kawat atau Spiral.Resistor jenis ini biasanya memiliki nilai dibawah 1 ohm misalnya 0,5 ohm,0,47 ohm,0,33 ohm,0,22 ohm atau nilai-nilai lainnya.Resistor jenis ini memiliki ukuran daya diatas 2 watt  umumnya yang banyak dipakai ukuran 5 watt.
4.Resistor NTC(Negative Temperature Coefficient) & Resistor PTC(Positive Temperature Coefficient).Resistor jenis ini lebih dikenal dengan istilah Termistor.Nilai resistor jenis ini tergantung suhu  disekitarnya.Nilai resistansi resistor NTC akan turun jika suhu disekitarnya Naik sedangkan Resisitor PTC resistansinya naik kalau suhunya naik.Biasanya resistor jenis ini dimanfaatkan sebagai sensor suhu misalnya untuk Kipas Angin .Jika Anda mempunyai problem dengan alat tersebut Cobalah Buka sendiri untuk kipas angin biasanya dipasang dan ditanamkan secara langsung kedalam gulungan kawat spoel ,Carilah jika ada sambungan yang gendut itulah letak resistor PTC kemudian cek dengan multitester jika memang rusak harus diganti.
5.Resisitor Peka Cahaya atau LDR (Light Diode Resistor).Resistor jenis ini Nilainya tergantung intensitas cahaya,resistansinya sangat tinggi dalam gelap(Kira-kira 10 M ohm).Pemanfaatannya biasanya untuk rangakaian Alarm.

Demikian informasi tentang Mengenal Komponen Elektronika : Resistor(1) semoga bisa menambah pengetahuan anda khususnya Komponen elektronika

sumber : http://bisaelektronika.blogspot.com/2014/03/mengenal-komponen-elektronika-resistor1.html

cara menghilangkan http://jardiknas.kemdiknas.go.id/?url=http://www.alfawzan.af.org.sa

Jumat, 28 Maret 2014
     Sobat pernah ngalami nyasar alamat web /blog yang akan kita tuju, malah ke alamat ini http://jardiknas.kemdiknas.go.id/?url=http://www.alfawzan.af.org.sa? Sehingga jadi error seperti pada gambar ini.


 Pingin tau sobat gimana ngilanginya? langsung ja yah simak caranya sbb;

 1. klik firfefox yang warnanya orange di pojok kiri atas.
 2. klik pengaturan =>pengaturan





 3. privasi => bersihkan riwayat terakhir


4. ceklist aja semuanya => bersihkan sekarang


coba rasakan hasilnya.

catatan :

cara ini tidak menutup kemungkinan suatu saat akan kembali muncul lagi http://jardiknas.kemdiknas.go.id/?url=http://www.alfawzan.af.org.sa, ulangi saja langkah 2 diatas akan beres lagi.

selamat mencoba sobat, [ jangan lupa senyumnya,] he,he,he,

Cara Memasang Antivirus Di Flash Disk

Kamis, 13 Februari 2014


Antivirus merupakan bagian yang paling penting bagi komputer kamu, banyak antivirus yang bisa di install di komputer tetapi tidak hanya komputer yang bisa di pasang antivirus Flash Disk pun bisa dipasang Antivirus. Nah, bagi sobat yang ingin Flash Disk nya berisi antivirus silahkan ikuti langkah-langkah berikut memasang antivirus pada Flash Disk.
1. Download aplikasinya disini
2. Setelah selesai mendownloadnya extract file tersebut.
3. Kemudian simpan kedalam USB (Flash Disk).
4. Lalu klik mx one install.exe
5. Pada dialog yang muncul klik english dan ok.
6. Setelah itu akan muncul gambar seperti ini.

Cara Memasang Antivirus di Flashdisk,install antivirus pada flashdisk
7. Klik gambar USB sebagaimana gambar tadi.
8. Kemudian, aka muncul kotak dialog mx one dan klik ok.
9. Klik next dan akan muncul gambar seperti ini.
install antivirus di flashdisk,cara memasang antivirus di flashdisk
10. Pilihlah nama drive USB sobat. Misalkan drive flash disk sobat G maka pilih drive G.
11. Klik Next.
12. Klik finish dan selesai.
Apabila sobat ingin mengupdate antivirus tersebut di PC (komputer) sobat, sobat perlu menginstall Guardian untuk PC yang bisa digunakan untuk update antivirus berikut langkah-lagkahnya :
1. Ulangi langkah 1 sampai 7 di atas.
2. Klik Guardian.
3. Pilih English.
4. Klik next terus sampai muncul tulisan install.
5. Klik install.
6. Tunggu dan selesai.
Selesai diinstall maka pada taksbar sobat akan ada icon mx one. Apabila sobat ingin update klik kana pada taksbar sobat. Sekian saja ttorial cara memasang antivirus di flashdisk, and semoga bermanfaat

Download Microsoft Office 2013 + Activator

Setelah Microsoft mengeluarkan windows 8, kini juga Microsoft merilis Microsoft Office 2013 yang versi terakhirnya yaitu Microsoft Office 2010. Kali ini saya akan menshare Office 2013, yakni versi terbaru dari Office. Siapa yang gak tau software ? software yang wajib terinstall di computer (PC) untuk memudahkan pekerjaan. Office 2013 ini memiliki tampilan yang lebih elegan, dan tentunya memiliki fitur-fitur baru. Silahkan download langsung.

Gambar/Image                      Software Information                                   
Title : Microsoft Office
Date Released : 2013
Version : -
Category : Office
Size : 600 MB
Publisher : Microsoft
Format : RAR


System Requirements :
  1. 1 Ghz or faster x86- or x64-bit processor with SSE2 instruction set
  2. 1 GB RAM (32 bit), 2 GB RAM (64 bit)
  3. 3.0 GB Harddisk Available
  4. Microsoft Internet Explorer 8, 9, or 10; Mozilla Firefox 10.x or a later version; Apple Safari 5; or Google Chrome 17.x
  5. Operating System Windows 7, Windows 8, Windows Server 2008 R2, or Windows Server 2012
  6. Graphics hardware acceleration requires a DirectX10 graphics card and 1024 x 576 resolution
  7. Framework 3.5, 4.0, or 4.5 
Download 32bit

Download 64bit

Aktivator Office 2013
Download

Serial Number
6QFDX-PYH2G-PPYFD-C7RJM-BBKQ8" atau "BDD3G-XM7FB-BD2HM-YK63V-VQFDK

Download Windows 8.1 Pro 32bit dan 64bit


  Pada  kesempatan kali ini saya akan posting Windows 8.1 Pro buat sobat yang dapet request di blog kesayangan sobat ini...

Fitur - Fitur Terbaru Windows. 8.1 :

  1. Update otomatis aplikasi yang didownload melalui Microsoft App Store.
  2. Kembalinya tombol Start.
  3. Menjalankan 4 Aplikasi secara bersamaan.
  4. Membuka kamera saat terkunci (khusus untuk tablet)
  5. Desktop background dengan fitur dan gambar yang lebih menarik.
  6. Booting ke Mode Klasik.
  7. Teknologi pencarian baru.
  8. Tersematkan Web Browser Internet Explorer 11.
  9. Mode "Hands Free" (Pengguna dapat menggulirkan halaman situs yang dibaca tanpa menyentuhnya. Cukup dengan mengibaskan tangan didepan kamera laptop, maka artikel yang dibaca akan berpindah).
System Requirements:
Processor: 1 gigahertz (GHz) or faster with support for PAE, NX, and SSE2
RAM: 1 gigabyte (GB) (32-bit) or 2 GB (64-bit)
Hard disk space: 16 GB (32-bit) or 20 GB (64-bit)
Graphics card: Microsoft DirectX 9 graphics device with WDDM driver

LINK DOWNLOAD

Windows_8.1_x86_32bit.part1.rar

Windows_8.1_x86_32bit.part2.rar 

Windows_8.1_x86_32bit.part3.rar

Windows_8.1_x86_32bit.part4.rar

Serial Number : NTTX3-RV7VB-T7X7F-WQYYY-9Y92F
                        XHQ8N-C3MCJ-RQXB6-WCHYG-C9WKB

 

teknologiku Copyright © 2011-2012 | Powered by Blogger