toko herbal

Tips dan Trik Microsoft Word 2010

Selasa, 16 Juli 2013




Siapa yang tak kenal Microsoft Office? Aplikasi buatan Microsoft yang telah banyak dipakai oleh jutaan atau lebih komputer di seluruh dunia ini adalah aplikasi yang wajib di install di Windows. Hampir semua perkantoran, bahkan instansi pemerintahan memakai aplikasi yang terkenal dengan Word, Excel dan Powerpoint-nya ini.
Dan bagi Anda yang seringkali memakai MS Word untuk mengetik dokumen, ada beberapa tips dan trik yang mungkin saja belum Anda ketahui. Mulai dari bekerja secara cepat dan efisien sampai mengusili teman kerja dapat Anda temukan disini.

Seleksi

Mungkin Anda sudah mengetahui cukup klik dua kali untuk menyeleksi satu kata, dan klik tiga kali untuk menyeleksi satu paragraph. Namun untuk menyeleksi satu kalimat cukup tahan tombol “Ctrl” dan klik di kalimat manapun. dan untuk menyeleksi seluruh tabel tahan tombol “Alt” dan klik dua kali.

Membuat tabel

Mungkin selama ini Anda membuat tabel dengan memakai “Draw Table”, kini Anda bisa membuat tabel dengan meng-klik tab “Insert” lalu klik “Table” yang akan menampilkan pop up Insert Table disini Anda tinggal menggeser mouse untuk menentukan jumlah kolom dan hasilnya akan tertampil langsung di dokumen Anda, lalu klik.


Jika ingin membuat satu kolom tabel saja Anda cukup menekan tombol + untuk garis vertical dan – untuk garis horizontal misal “+————+——-+” (tanpa tanda kutip) lalu tekan “Enter”

Menambahkan Comment Box

Jika Anda hendak mengirimkan dokumen ke teman atau relasi kerja Anda, tak perlu menulis panjang lebar penjelasan mengenai kalimat yang mungkin kurang dipahami di email. Cukup dengan menyeleksi bagian dari kalimat lalu klik tab “Review” lalu pilih “New Comment”

Membuat daftar dengan Keyboard

Anda bisa membuat daftar urut dengan nomor atau symbol cukup dengan menekan tombol di keyboard. Misal, menulis nomor urut cukup dengan mengetik 1. kata yang diinginkan lalu tekan “Enter” secara otomatis MS Word akan mengurutkan nomor yang telah Anda ketik tadi.

Memasukkan Screenshot ke MS Word

Salah satu fitur terbaru dari MS Word 2010 yaitu dapat memasukkan Screenshot langsung ke dalam dokumen. Cukuo dengan menekan tombol “Print Screen” pada keyboar lalu klik tab “Insert” klik “Screenshot”.

Menambahkan Bookmark ke Dokumen

Anda sedang membuat tulisan untuk dapat dibaca langsung oleh Bos atau relasi kerja. Cukup tambahkan Bookmark agar mereka dapat lebih mudah membaca seluruh isi dokumen Anda dengan klik tab “Insert” di kolom “Links” klik “Bookmark” ketikkan nama halaman yang diinginkan lalu klik “Add”.


Setelah itu buatlah sebuah halaman khusus untuk daftar isi dokumen Anda. Seleksi salah satu judul halaman dokumen klik tab “Insert” di kolom Links klik “Hyperlink” akan muncul window Insert Hyperlink pilih Place in This Document lalu pilih judul halaman di kolom bookmark yang telah Anda buat lalu klik OK.



Sekarang Anda bisa langsung menuju halaman yang diinginkan dengan meng-klik judul halaman di daftar isi dengan menahan tombol “Ctrl dan klik kiri”.

Mengubah Status Bar

 
Mungkin Anda tidak menyadari kalo status bar di MS Word juga bisa di ubah sesuai dengan keinginan. Klik kanan status bar Anda akan menemukan banyak konfigurasi yang dapat Anda sesuaikan.

Atur Auto Correct

Pernahkah Anda mengetikkan kata teh yang kemudian berubah menjadi the? Itulah Auto Correct, fitur Auto Correct di MS Word memang sangat berguna jika Anda seringkali membuat dokumen berbahasa Inggris. Anda bisa mengatur Auto Correct dengan klik tab “File” lalu pilih “Options” klik “Proofing” dan klik “Auto Correct Options…” di tab Auto Correct terdapat kolom ketikkan kata yang diinginkan misal teh pilih kata tersebut di kolom bawah dan klik Delete.


 
Anda juga bisa menambahkan beberapa kata agar bisa diperbaiki secara otomatis oleh MS Word.

Shortcut

Shortcut untuk MS Word memang cukup banyak namun tak perlu menghapal semuanya cukup seperlunya agar dapat membantu kerja Anda. Selain shortcut umum seperti copy, cut, paste, print dll, MS Word memiliki shortcut khusus sendiri yaitu:

Ctrl+Z & Ctrl+Y :

Jika Anda melakukan kesalahan tanpa disengaja Anda bisa memanfaatkan shortcut ini.

Ctrl+Spasi :

Tekan tombol ini jika dirasa suatu kalimat atau paragraph memiliki kesalahan misal, bold, italic, underline, huruf dll agar kembali normal (default). Caranya seleksi kalimat atau paragraph lalu tekan tombol “Ctrl”+Spasi”.

Ctrl+Q :

Tekan tombol ini jika Anda menemukan kesalahan format paragraf, double spasi, spasi tambahan di awal dan akhir paragaf, dll. Caranya seleksi seluruh paragraf lalu tekan kombinasi tombol tersebut.

Alignment

Ctrl+L : untuk mengetik rata kiri.

Ctrl+E : untuk mengetik di posisi tengah (center).

Ctrl+R : untuk mengetik rata kanan

Ctrl+J : untuk merubah susunan paragraf menjadi rata kanan dan kiri (Justify)

Trik Unik

Ingin sekedar mengusili teman kerja Anda atau ingin tahu apa saja yang bisa MS Word lakukan, ketik beberapa kata berikut ini.

=rand (200,99)

Ketik kata di atas lalu tekan “Enter” tunggu selama 3 detik. MS Word akan menampilkan tulisan sebanyak 567 halaman yang berisi komentar dari beberapa karyawan atau orang yang ikut mengerjakan Aplikasi tersebut.

=lorem(7,3)

Dengan mengetikkan kata di atas akan menampikan 3 paragraf yang terdapat dalam teks Lorem Ipsum

=rand.old(7,3)

MS Word akan menampilkan 3 paragraf yang berisi contoh kalimat di teks mesin ketik “The quick brown fox jumped over the lazy dog.”

Nah, mungkin itu sementara beberapa tips yang semoga dapat membantu Anda dalam mengerjakan dokumen di MS Word semakin mudah dan menyenangkan.

Semoga Bermanfaat !!!!!


Tips Pintar Memilih Harddisk External (Portabel)

Senin, 15 Juli 2013


Jika Anda seperti kebanyakan orang, Anda pasti pernah mengalami hal yang satu ini. Merasakan kapasitas simpan pada harddisk yang dipasang di dalam komputer menciut dengan cepat. Maksudnya, dengan cepat Anda kekurangan kapasitas simpan.
Ini sebenarnya tidak mengherankan, mengingat file-file video dari YouTube, koleksi foto hasil jepretan kamera digital yang kian tinggi resolusinya, plus aplikasi-aplikasi menarik yang sering Anda unduh, sunting, dan pakai, terus saja bertambah, sementara kapasitas harddisk tidak Anda tambah.
Kalau sudah begini, solusi yang paling praktis adalah dengan menambahkan sebuah harddisk portabel, alias eksternal. Mengapa kami sebut praktis? Sebab tidak perlu repot-repot buka casing dan menghubungkan kabel harddisk ke motherboard.

Praktis, Ringkas
Tinggal koneksikan saja harddisk portabel ke port USB/FireWire komputer via kabel yang disediakan, dan Anda sudah mendapat tambahan kapasitas, yang mungkin saja lebih besar dibandingkan harddisk yang bercokol dalam komputer Anda. Juga tidak perlu pasang power supply tambahan. Mudah dan cepat bukan?
Harddisk portabel, sesuai namanya, tentu mudah dibawa-bawa, termasuk dimasukkan dalam saku celana, karena bentuknya yang ringkas, kompak. Biasanya, harddisk portabel datang disertai dengan software backup. Memang fungsi harddisk portabel – tadinya – adalah sebagai media backup. Karena itu, harddisk portabel juga berfungsi sebagai pemulih (restorer) data dan file jika file ‘asli’ terkorupsi, karena virus misalnya.
Apa yang Perlu Diperhatikan?
Di pasar saat ini ada banyak sekali pilihan merek harddisk portabel, antara lain A-Data, Buffalo, Iomega, Imation, LaCie, Maxtor, Qnap, Samsung, Seagate, Toshiba, Transcend, dan Western Digital. Fisik harddisk portabel masa kini cantik, mungil, dengan kapasitas yang kian besar. Ada yang mengemaskan harddisk 1,8”, ada yang 2,5”, juga 3,5”. Tinggal pilih mana yang dibutuhkan.
Nah, agar Anda tidak terlalu repot memikirkan apa saja yang harus dipertimbangkan saat membeli harddisk portabel, berikut kami berikan sedikit panduan. Perhatikan hal-hal di bawah ini saat berbelanja harddisk portabel.
1. Kapasitas (kapasitas simpan file maksimal)
Kapasitas simpan harddisk portabel bervariasi, dimulai dari 40GB sampai 500GB. Namun kini juga sudah muncul harddisk portabel yang daya tampungnya mencapai 1,5TB (terabyte). Jika Anda banyak bekerja dengan file video dan grafis, kami sarankan untuk memilih harddisk portabel dengan kapasitas terbesar yang bisa Anda beli.
Selain ditujukan sebagai suplemen harddisk di komputer desktop, kebanyakan harddisk portabel kini justru membidik pasar pengguna notebook dan netbook (mini notebook). Harddisk portabel yang ditujukan pada notebook/mini notebook hadir dalam dua ukuran: 2,5” dan 1,8”. Namun Anda juga tidak dilarang memilih yang berukuran 3,5”, kendati yang satu ini lazimnya ditujukan pada PC desktop. Tentu kenyamanan membawa-bawanya akan berbeda. Selain itu, harga harddisk portabel 1,8” pasti lebih mahal dibandingkan yang 2,5”, kendati keduanya berkapasitas tepat sama.
2. Kecepatan putar drive
Kecepatan putar disk sebagian ditentukan oleh kecepatan laju data, dan dinyatakan dalam rpm (rotation per minute). Umumnya harddisk portabel berputar pada kecepatan 5400rpm.
3. Besar buffer atau cache
Besarnya buffer mewakili jumlah memori yang di-cache, atau disimpan yang bisa ditangani oleh sebuah drive ketika menanti permintaan (request) berikutnya dari sistem. Besarnya buffer berkisar dari 2MB – 16MB. Semakin besar ukuran buffer, semakin banyak data yang bisa disimpan dan semakin cepat pengantaran datanya. Namun semakin besar ukuran buffer yang dikemaskan sebuah harddisk portabel, akan semakin mahal pula harga harddisk portabel tersebut.
4. Fitur Recovery
Pilihlah harddisk portabel yang dilengkapi dengan fitur backup and recovery. Fitur ini berguna di saat file-file Anda mengalami kerusakan atau korupsi data akibat hilangnya asupan listrik secara tiba-tiba, atau pun akibat serangan virus. Melalui fitur recovery, Anda akan bisa memulihkan data yang hilang/rusak.
5. Kemampuan PnP (plug and play)
Tancapkan kabelnya dan harddisk portabel langsung bisa dipakai tanpa perlu instalasi driver atau software apa pun, begitu maksud PnP. Kemampuan PnP khususnya diperlukan jika Anda bermaksud menggunakan satu harddisk portabel di beberapa komputer – PC di kantor, netbook di luar kantor, atau notebook di rumah.

Windows XP Tidak Bisa shutdown,,, ini solusi terbaik

Rabu, 03 Juli 2013

Awalnya sy kira ada yg salah dengan cara install system xp,,, ternyata tidak,, ada laptop
yg sensitif dengan pengaturan regedit,,, kadang bentrok dengan driver,, ternyata cek percek kasusnya pada regedit, register shutdown setting terhapus,,, gak tau kenapa?? jadi cara membuatnya masuk regedit pada menu run lalu cari letak kode di bawah ini ;

[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer]
Buat Key dword dengan nilai dibawah ini;
"Shutdown Setting"=dword:00000000

sumber : http://www.dianaservicepoint.com/2012/08/windows-xp-tidak-bisa-shutdown-ini.html

Norton Ghost, Backup dan Install Windows

Kamis, 20 Juni 2013



 Untuk melakukan praktek, kita perlu program Cloning Tool. Sebenarnya banyak sekali program semacam ini yang beredar di pasaran, diantaranya Symantec/Powerquest Disk Image, Roxio GoBack, Windows System Restore, dll. Nah, kali ini kita akan ‘bermain’ dengan Program Norton Ghost 11.5 yang dapat Anda temukan dalam Hiren's Boot CD 9.8

Norton Ghost menyediakan fungsi backup dan restore dengan mudah. Dengan bantuan Hiren’s Boot CD, Anda bisa melakukan prose backup dan restore instalasi Sistem Operasi Anda dengan mudah, praktis dan cepat. Ya, nggak secepat kilat dalam arti sebenarnya sih.. Tapi jauh lebih cepat daripada jika Anda harus menginstall Windows dari awal berikut program yang akan Anda gunakan.
Sebelumnya, persiapkan perlengkapan yang dibutuhkan sebagai berikut:

•    Komputer atau Notebook target yang dilengkapi drive CD/DVD untuk menjalankan Hiren’s Boot CD. Saya sarankan minimal terdapat 2 partisi, sistem C:/ atau drive yang berisi instalasi Windows dan partisi lain untuk menyimpan image
•    CD Hiren’s Boot CD 9.8 berisi Norton Ghost 11.5 atau Hiren’s Boot USB Flashdisk
•    Flashdisk/keping DVD untuk menyimpan backup file image (Optional)
Prinsip kerja
Pada dasarnya, ada dua langkah yang Anda lakukan
1.    Membuat backup Data Partisi PC yang berisi Sistem Operasi Windows ke dalam File Image . File ini berisi rekaman komplit file sistem operasi Anda berikut program yang telah ter-install didalamnya. File ini harus disimpan di partisi selain partisi Windows itu sendiri. Misalnya Anda punya C:/ yang bersi instalasi Windows, Anda harus menyimpan file image di partisi selain C:/. Itulah mengapa di atas saya menyarankan minimal ada 2 partisi.
Perlu saya tekankan bahwa, langkah ini mutlak diperlukan jika Anda ingin bisa melakukan langkah restorasi/pemulihan sistem dengan cepat. Dengan kata lain, tanpa adanya file Image Anda tidak bisa melakukan restorasi Windows.
2.    Restorasi Windows. Jika terjadi sesuatu, anda bisa memanggil file backup yang telah Anda buat sebelumnya untuk memulihkan instalasi Windows persis seperti saat file image dibuat.

Langkah Pertama, Membuat File Image.
1.    Masukkan Hiren’s Boot Flashdisk USB atau Hiren’s Boot CD sesuai dengan preferensi Anda.
2.    Nyalakan komputer, masuk ke BIOS dengan menekan DEL/F2/F8/F12 sesuai dengan BIOS PC Anda.
3.    Masuk ke Bagian Boot Sequence/Urutan Booting. Pastikan media yang Anda gunakan menempati urutan pertama booting sesuai pilihan yang anda gunakan.
4.    Pada menu Booting Hiren’s, pilih ‘Start Boot CD’
5.    Pada Menu Utama Hiren’s, Pilih [2.] Backup Tool > [2.] Norton Ghost 11.5 > [8.]Ghost (Normal). Tunggu beberapa saat hingga program Norton Ghost berjalan. Klik [OK]

6.    Pilih Menu > Local > Partition > To Image untuk menyimpan partisi ke dalam sebuah file image.

7.    Pilih Harddisk Fisik yang akan di backup. Biasanya Windows ada pada Local (1) seperti pada contoh, [OK].


8.    Pilih Partisi Harddisk yang akan di backup. Biasanya Windows ada pada Primary Drive seperti pada contoh, [OK]. Perhatikan atribut lainnya seperti File System (NTFS/FAT32), Label, Ukuran dsb. Pastikan Anda memilih drive yang tepat.

9.    Tentukan Partisi Harddisk mana yang akan digunakan untuk menyimpan file backup image. Beri nama pada file, misalnya Backup_1 kemudian klik [SAVE]. Perhatikan bahwa harddisk ditulis dalam urutan seperti berikut; D:1.2:[DATA] FAT, artinya adalah:
D: = Drive D:
1.2: = merupakan Harddisk Fisik Pertama Partisi Kedua
[DATA] = label DATA

10.    Selanjutnya akan muncul dialog kompresi Image File, pilih salah satu berdasarkan keterangan berikut:
No = Pilih ini jika Anda tidak ingin mengubah file image dari ukuran file windows sebenarnya
FAST = Pilihan kompresi cepat, hasilnya kurang lebih 30% dari ukuran file sebenarnya
HIGH = Pilihan kompresi tingi, hasilnya bisa sampai 60% dari ukuran file asli meski prosesnya akan sedikit lebih lambat.
Saya anjurkan Anda memilih pilihan ini untuk menghemat space harddisk. Toh Norton Ghost tidak mengubah isi file image, hanya ukuran filenya saja yang dipadatkan. Persis seperti yang dilakukan oleh WinZIP ato WinRAR.

11.    Ketika muncul dialog box ‘Procesed with partition image creation?’ Pilih [YES]

12.    Tunggu beberapa saat hingga proses selesai dan muncul Image Box ‘Image Creation Completed Successfully’, klik [Continue]. Klik [Quit] untuk keluar Program.
Sampai di sini Anda sudah punya satu file image dari sistem operasi Anda yang sewaktu-waktu bisa dipanggil kembali untuk melakukan restorasi. Anda bisa menggunakan Flashdisk atau Media DVD untuk menyimpan file Image ini, hanya untuk berjaga-jaga.
Nah, suatu saat jika ada masalah dengan Windows, Anda tinggal melakukan langkah restorasi berikut ini.

Langkah Kedua, Restore Windows dari Backup File Image
1.    Boot dari Hiren’s Boot CD atau Hiren’s Boot USB Flashdisk
2.    Pada menu Booting Hiren’s, pilih ‘Start Boot CD’
3.    Pada Menu Utama Hiren’s, Pilih [2.] Backup Tool > [2.] Norton Ghost 11.5 > [8.]Ghost (Normal). Tunggu beberapa saat hingga program Norton Ghost berjalan. Klik [OK].
4.    Pilih Menu > Local > Partition > From Image untuk me-restore partisi dari file image yang tadi telah kita buat.

5.    Temukan file Image dengan ekstensi .GHO pada drive penyimpanan Anda. Pilih, dan akhiri dengan Open.

6.    Pilih Partisi sumber/Source file image kemudian klik [OK]

7.    Pilih Harddisk fisik tujuan/Destination Restorasi Windows, [OK]

8.    Pilih Partisi Harddisk tujuan/Destination Restorasi. Pilih Primary [OK]

9.    Ketika Muncul Dialog Box ‘Prosses With Partition Restore?’ klik [Yes]
10.    Tunggu hingga selesai 100%
11.    Klik [Reset Computer] untuk me-restart Komputer.
----------------------------------------------------------
report ini bisa anda baca juga dari : http://guntingbatukertas.com/

 

teknologiku Copyright © 2011-2012 | Powered by Blogger